
PKVSLOT – Interview sering di anggap sebagai proses perusahaan untuk mencari calon karyawannya dengan kandidat terbaik. Padahal, sebenarnya kamu juga punya hak untuk menilai perusahaan tersebut. Kamu bisa melihat apakah perusahaan tersebut memang layak menjadi tempatmu bertumbuh atau bahkan banyak sisi red flag yang justru bikin burnout setiap hari.
Fakta di lapangan banyak pelamar yang justru terlalu fokus karena ingin di terima sampai tidak menyadari tanda red flag di perusahaan tersebut. Sebagai kandidat pelamar kamu juga berhak bertanya atau menolak tawaran jika di rasa tidak masuk akal. Yuk, kenali 3 red flag perusahaan yang perlu di sadari sejak awal interview!
1. Jobdesk pekerjaan tidak jelas dan mudah berubah-ubah
Jika dari awal HRD tidak mampu menjelaskan tanggung jawab pekerjaan dengan jelas, maka perlu kamu waspadai. Hal ini bisa di karenakan karena perusahaan tersebut masih baru dan belum memiliki sistem kerja yang terstruktur. Misalnya ketika melamar sebagai admin, namun pada saat interview kamu di minta untuk membantu bagian desain ataupun bagian promosi tanpa adanya penjelasan kompensasi.
Jika kamu menerima tawaran tersebut maka siap-siap saja untuk multitasking beberapa jobdesk. Pekerjaan seperti ini hanya akan membuatmu kewalahan di tengah jalan. Maka sebelum menyetujui apa pun, pastikan terlebih dahulu akan tanggung jawab serta jam kerja dalam perusahaan tersebut sebelum kamu menyesal.
2. Pada saat interview sikap HRD seolah-olah terlalu meremehkan
Jika kamu menemukan HRD dengan sikap yang tidak sopan, nyolot, atau bahkan merendahkan pelamar cobalah lebih hati-hati. Sebab bisa jadi ini juga merupakan cerminan budaya kerja di dalamnya. HRD yang tidak menghargai kandidat dari awal kemungkinan mereka juga tidak bisa menghargai karyawannya setelah di terima.
Lingkungan kerja yang sehat tentunya bisa menghargai orang lain dari awal proses rekrutmen. Oleh karena itu cobalah perhatikan cara HRD memperlakukanmu pada saat wawancara. Cara mereka bersikap itulah yang bisa jadi gambaran kecilmu ketika nanti di terima kerja di sana.
3. Janji terlalu manis namun tidak ada bukti konkret
Perusahaan red flag biasanya memberi janji manis tanpa adanya penjelasan yang jelas. Misalnya, “Untuk gaji nanti bisa di bicarakan kalau performamu bagus.” Kalimat seperti ini memang terdengar menggiurkan, tapi di sinilah kamu perlu waspada. Perusahaan profesional biasanya akan transparan mengenai sistem gaji, benefit, hingga jenjang karir di dalamnya.
Jika kamu mendapati jawaban di atas, bisa jadi mereka sedang menutupi sistem perusahaan yang belum jelas. Oleh karena itu jangan mudah tergiur dengan janji promosi cepat atau bonus yang tinggi. Cobalah kamu tanyakan terlebih dahulu secara sopan bagaimana sistem kerja di dalamnya dengan jelas.
Setiap kandidat memiliki hak bertanya pada saat interview, hal ini juga dapat menandakan kamu memiliki nilai dan tahu apa yang sedang di cari. Kerja di tempat yang salah justru bisa bikin kamu kehilangan diri sendiri bahkan mental down. Maka sebelum kamu menyetujui tawaran kerja tersebut pastikan perusahaan tersebut tidak menunjukkan beberapa tanda red flag di atas.
Hanya main game sudah menghasil kan uang
sudah aman & terpecaya

























































































































































































































































































































































































































Leave a Reply