
PKVSPORT – Di abetes adalah salah satu penyakit kronis yang sering di bedakan menjadi dua istilah dalam masyarakat, yakni di abetes basah dan di abetes kering. Di abetes kering biasanya di tujukan untuk di abetes dengan bekas luka kering yang tidak terbuka. Dalam dunia medis, sebenarnya tidak ada istilah di abetes basah dan kering.
Kedua istilah ini biasanya merujuk pada kondisi kesehatan penderita di abetes, seperti bagaimana tubuh merespons luka atau komplikasi tertentu. Di abetes kering dan basah umumnya di anggap terkait dengan gejala di abetes tipe 2.
1. Mulut kering dan haus berlebih
Penderita di abetes sering merasakan mulut kering dan rasa haus yang tidak kunjung hilang. Melansir Cleveland Clinic, mulut kering ini terjadi karena tingginya kadar gula dalam darah yang menyebabkan dehidrasi. Tubuh mencoba menarik cairan dari jaringan untuk mengurangi kadar gula, sehingga membuat mulut terasa kering.
Kondisi ini bisa memengaruhi fungsi mulut, seperti kesulitan berbicara, menelan, atau bahkan mengunyah makanan. Rasa haus berlebihan menjadi cara tubuh meminta lebih banyak cairan untuk menggantikan yang hilang.
2. Sering buang air kecil
Peningkatan frekuensi buang air kecil adalah gejala lain yang sering di alami penderita di abetes. Melansir Healthline, ginjal bekerja lebih keras untuk menyaring kelebihan gula dalam darah, sehingga menghasilkan lebih banyak urine.
Akibatnya, penderita di abetes merasa sering ingin ke kamar mandi, bahkan di malam hari. Kondisi ini tidak hanya mengganggu aktivitas sehari-hari tetapi juga dapat menyebabkan dehidrasi jika cairan yang keluar tidak segera d iganti.
3. Penurunan berat badan secara tiba-tiba
Penderita di abetes kering sering kali mengalami penurunan berat badan tanpa alasan yang jelas. Menurut Healthline, hal ini terjadi karena tubuh tidak mampu menggunakan glukosa sebagai sumber energi. Sebagai gantinya, tubuh mulai membakar lemak dan otot untuk memenuhi kebutuhan energi.
Penurunan berat badan ini bisa menjadi tanda serius jika tidak di sertai dengan perubahan pola makan atau aktivitas fisik. Gejala ini biasanya terlihat lebih jelas pada penderita di abetes tipe 1, tetapi juga dapat terjadi pada di abetes tipe 2.
4. Kesemutan atau mati rasa pada tangan dan kaki
Kesemutan atau mati rasa sering di rasakan pada penderita di abetes kering. Gejala ini biasanya muncul akibat kerusakan saraf (neuropati di abetik) yang di sebabkan oleh kadar gula darah yang tinggi dalam jangka panjang, seperti di jelaskan oleh Healthline.
Saraf di tangan dan kaki paling sering terdampak, yang membuat penderita merasa tidak nyaman atau kehilangan sensitivitas pada area tersebut. Jika tidak di tangani, kondisi ini dapat berkembang menjadi komplikasi yang lebih serius.
5. Pandangan kabur
Di abetes kering juga dapat memengaruhi penglihatan. Kadar gula darah yang tinggi dapat menyebabkan cairan menumpuk di lensa mata, sehingga penglihatan menjadi kabur.
Gangguan ini sering kali bersifat sementara dan dapat membaik saat kadar gula darah terkendali. Namun, jika di biarkan, di abetes dapat menyebabkan komplikasi serius seperti retinopati di abetik yang dapat mengakibatkan kebutaan.
6. Menjadi cepat lelah
Rasa lelah yang berlebihan adalah gejala lain dari di abetes kering. Tubuh yang kesulitan mengolah gula menjadi energi membuat penderita merasa lemas dan kekurangan tenaga. Menurut Healthline, kondisi ini terjadi meskipun penderita cukup makan dan istirahat.
Kelelahan ini bisa memengaruhi aktivitas harian dan kualitas hidup penderita, terutama jika tidak di tangani dengan baik.
Nah, itu dia 6 ciri-ciri di abetes kering! Ciri-ciri di abetes kering di atas sering kali di anggap sepele, padahal bisa menjadi tanda awal di abetes tipe 2. Deteksi dini dan penanganan yang tepat dapat membantu mencegah komplikasi yang lebih serius.
Server PKV paling stabil dan terpercaya ya di MarioQQ 💯
Cek Link Disini :
https://shortq.link/blogger-M4R10New

























































































































































































































































































































































































































Leave a Reply