
SEPUTARANPKVGAMES–Diego Armando Maradona adalah salah satu pesepak bola paling ikonik dan kontroversial dalam sejarah. Lahir di Lanús, Argentina, pada 30 Oktober 1960, Maradona dikenal sebagai pemain dengan bakat alami luar biasa, kreativitas tanpa batas, serta karakter kuat yang menjadikannya simbol perlawanan dan kebanggaan rakyat Argentina. Kariernya penuh kejayaan, drama, dan momen tak terlupakan yang membentuk wajah sepak bola modern.
Awal Karier Maradona
Maradona menunjukkan bakat sepak bola sejak usia sangat muda. Ia bergabung dengan akademi Argentinos Juniors dan melakukan debut profesional pada usia 15 tahun. Kemampuannya dalam menggiring bola, visi permainan, dan kepercayaan diri membuatnya langsung menjadi pusat perhatian.
Bersama Argentinos Juniors, Maradona berkembang pesat dan menjadi top skor liga Argentina. Penampilannya yang konsisten membuatnya dipanggil ke tim nasional Argentina di usia belia, menandai awal perjalanan internasionalnya.
Perjalanan Klub di Eropa
Karier Maradona di Eropa dimulai ketika ia bergabung dengan FC Barcelona pada tahun 1982. Di sana, ia menunjukkan kualitas luar biasa, namun masa baktinya terganggu oleh cedera dan konflik internal. Meski begitu, ia tetap berhasil mempersembahkan gelar Copa del Rey dan Piala Super Spanyol.
Puncak karier klub Maradona terjadi saat ia bergabung dengan Napoli pada tahun 1984. Di klub ini, Maradona menjelma menjadi legenda sejati. Ia membawa Napoli meraih:
- 2 gelar Serie A (1986–87, 1989–90)
- 1 Coppa Italia
- 1 Piala UEFA (1989)
Keberhasilan ini sangat bersejarah karena Napoli sebelumnya bukan klub raksasa Italia
Puncak kejayaan Maradona terjadi di Piala Dunia 1986 di Meksiko. Ia tampil sebagai kapten dan membawa Argentina menjadi juara dunia dengan performa individu yang luar biasa. Karna :
- “Gol Tangan Tuhan”
- “Gol Abad Ini” melawan Inggris
Maradona juga membawa Argentina ke final Piala Dunia 1990, meski akhirnya kalah dari Jerman Barat.
Akhir Karier dan Kontroversi
Karier Maradona tidak lepas dari kontroversi, termasuk masalah disiplin dan penyalahgunaan narkoba.
Setelah pensiun, Maradona tetap dekat dengan sepak bola sebagai pelatih dan figur publik.
Analisis Karier Maradona
Maradona adalah contoh sempurna dari jenius sepak bola murni. Berbeda dengan pemain hebat lain yang bergantung pada sistem, Maradona mampu mengubah jalannya pertandingan sendirian.
Namun, kariernya juga menunjukkan sisi rapuh seorang manusia. Tekanan besar, gaya hidup, dan kurangnya pengelolaan profesional membuat masa puncaknya relatif singkat. Meski demikian, dampak emosional dan historis Maradona terhadap sepak bola jauh melampaui statistik semata.
Kesimpulan
Ia bukan hanya pesepak bola hebat, tetapi juga simbol harapan, perlawanan, dan identitas bangsa Argentina. Namanya akan selalu hidup dalam sejarah sepak bola dunia sebagai jenius yang mengubah permainan.



















































































































































































































































































































































































































































































































































































































































Leave a Reply