
SEPUTARANPKVGAMES–Bojan Hodak dikenal sebagai pelatih yang memiliki pendekatan taktis pragmatis namun efektif. Saat menukangi Persib Bandung, pelatih asal Kroasia ini membawa identitas permainan yang lebih terstruktur, disiplin, dan berorientasi pada keseimbangan antara bertahan dan menyerang. Di tengah tuntutan besar dari Bobotoh dan tekanan kompetisi Liga 1, Bojan Hodak berhasil membangun Persib sebagai tim yang sulit dikalahkan dan konsisten dalam meraih hasil.
Formasi dan Struktur Dasar
Bojan Hodak kerap menggunakan formasi 4-3-3 dan 4-2-3-1 sebagai kerangka utama permainan Persib. Formasi ini dipilih karena fleksibel dan mudah beradaptasi dengan berbagai situasi pertandingan. Saat bertahan, struktur tim dapat berubah menjadi 4-5-1, sementara ketika menyerang, fullback naik membantu serangan sehingga membentuk overload di sisi sayap.
Kunci dari struktur ini adalah kedisiplinan posisi. Setiap pemain dituntut memahami zona bermainnya agar jarak antarlini tetap rapat dan tidak mudah ditembus lawan.
Organisasi Pertahanan yang Solid
Salah satu ciri paling menonjol dari taktik Bojan Hodak di Persib adalah pertahanan yang rapi dan terorganisir. Persib tidak selalu melakukan pressing tinggi, tetapi lebih memilih mid-block yang disiplin. Dengan garis pertahanan yang tidak terlalu tinggi, Persib mampu meminimalkan ruang di belakang bek tengah.
Gelandang bertahan memiliki peran vital sebagai pemutus alur serangan lawan. Mereka bertugas menjaga keseimbangan, menutup ruang antar lini, serta membantu transisi dari bertahan ke menyerang.
Transisi Cepat dan Serangan Efisien
Dalam fase menyerang, Bojan Hodak mengandalkan transisi cepat. Setelah merebut bola, Persib berusaha secepat mungkin mengalirkannya ke depan, terutama ke pemain sayap dan penyerang yang memiliki kecepatan. Pola ini membuat Persib efektif dalam serangan balik, terutama saat menghadapi tim yang bermain dengan garis pertahanan tinggi.
Alih-alih penguasaan bola berlebihan, Bojan lebih menekankan efektivitas.
Peran Pemain Sayap dan Target Man
Pemain sayap menjadi senjata utama dalam skema Bojan Hodak. Mereka dituntut aktif melakukan penetrasi, cut inside, maupun memberikan umpan silang. Di sisi lain, penyerang tengah berperan sebagai target man atau pemantul bola, membuka ruang bagi gelandang dan winger yang datang dari lini kedua.
Kombinasi ini membuat variasi serangan Persib tidak monoton, bisa melalui tengah maupun sisi lapangan.
Manajemen Tempo dan Mentalitas Tim
Selain aspek teknis, Bojan Hodak juga menanamkan mentalitas bermain cerdas. Persib tidak terpancing untuk selalu bermain terbuka, terutama saat sudah unggul. Pengaturan tempo menjadi bagian penting, di mana tim tahu kapan harus menekan dan kapan harus memperlambat permainan.
Pendekatan ini membuat Persib lebih matang secara mental dan mampu menjaga konsistensi hasil sepanjang musim.
Analisis
Taktik Bojan Hodak menunjukkan pendekatan realistis yang sangat cocok dengan karakter Liga 1
Kesimpulan
Bojan Hodak berhasil membentuk Persib Bandung sebagai tim yang kuat secara struktur dan mental. Taktiknya menekankan keseimbangan antara bertahan dan menyerang, transisi cepat, serta disiplin posisi. Pendekatan pragmatis ini menjadikan Persib tampil konsisten dan kompetitif di Liga 1, sekaligus menunjukkan bahwa strategi yang sederhana namun terorganisir dengan baik dapat membawa hasil maksimal.



















































































































































































































































































































































































































































































































































































































































Leave a Reply