seputaranpkvgames-Penggunaan headset kini menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari. Namun, pemakaian headset yang terlalu sering dapat menimbulkan berbagai risiko bagi kesehatan. Oleh karena itu, penting untuk memahami dampaknya serta langkah pencegahannya.
Untuk informasi lain seputar kesehatan telinga, Anda juga bisa membaca artikel terkait seperti cara menjaga kesehatan mata atau cara agar tubuh tetap bugar.
1. Gangguan Pendengaran (Hearing Loss)
Penggunaan headset dengan volume tinggi dalam waktu lama dapat merusak sel rambut di telinga bagian dalam. Sel-sel ini berfungsi mengirimkan sinyal suara ke otak.
Akibatnya, telinga bisa mengalami penurunan pendengaran secara bertahap. Jika terus dibiarkan, kondisi ini dapat bersifat permanen.
👉 Baca juga: Proses mengapa bisa terjadi kram di tubuh
2. Infeksi Telinga
Selanjutnya, penggunaan headset yang jarang dibersihkan dapat menyebabkan penumpukan bakteri. Ketika headset dimasukkan ke telinga, bakteri dengan mudah masuk dan memicu infeksi.
Selain itu, penggunaan bersama dengan orang lain meningkatkan risiko penularan kuman.
3. Telinga Berdenging (Tinnitus)
Tinnitus merupakan sensasi terdengar suara berdenging meskipun tidak ada sumber suara. Kondisi ini kerap muncul akibat paparan suara keras dari headset.
Sebagai contoh, pendengaran yang terlalu sering menerima suara keras dapat membuat otak “kehilangan keseimbangan” dalam memproses gelombang suara.
4. Sakit Kepala dan Tekanan di Telinga
Headset yang terlalu ketat atau dipakai berjam-jam bisa menekan bagian sekitar telinga. Hal ini menyebabkan sakit kepala, pusing, hingga rasa tidak nyaman di bagian rahang.
👉 Anda bisa melihat artikel lain seperti penyebab mata kunang-kunang untuk memahami gangguan sensorik lainnya.
5. Menurunkan Fokus dan Membahayakan Keselamatan
Kemudian, memakai headset saat berjalan atau berkendara dapat mengurangi kewaspadaan. Risiko kecelakaan meningkat karena pengguna tidak dapat mendengar suara kendaraan atau peringatan di sekitarnya.
Cara Aman Menggunakan Headset
Agar penggunaan headset tetap aman, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:
1. Gunakan Volume di Bawah 60%
Aturan 60/60: volume maksimal 60%, durasi maksimal 60 menit.
2. Istirahatkan Telinga
Setiap 30–60 menit, lepas headset agar telinga tidak terus bekerja.
3. Pilih Headset Berkualitas
Headset dengan noise-cancelling membantu Anda mendengar lebih jelas tanpa harus menaikkan volume.
4. Jaga Kebersihan Headset
Bersihkan earpad atau earbud secara rutin untuk mengurangi bakteri.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, sering memakai headset memang praktis, namun tetap memiliki risiko kesehatan seperti gangguan pendengaran, infeksi telinga, tinnitus, hingga menurunnya fokus. Oleh sebab itu, penggunaan headset sebaiknya dibatasi, menjaga volume tetap aman, serta membersihkannya secara berkala.
































































































































































































































































































































































































































































































































Leave a Reply